↓ Butuh Bantuan?? ↓

Telpon

Pemerintah Arab Saudi telah menetapkan kebijakan baru yaitu mengharuskan calon jamaah umroh dan Haji untuk rekam Biometrik sebagai Syarat pengajuan visa umroh.

Sejarah Umroh

Umroh merupakan salah satu ibadah yang pernah diajarkan oleh Rasululloh Shollalahu alaihi wasalam. Jika kita membaca beberapa tulisan mengenai Ibadah Umroh tentunya tidak terlepas dari peristiwa Perjanjian Hudaibiyah.

Peristiwa yang terjadi pada tahun 6 Hijriah / 628 Masehi  dimana Rasululloh Shollalahu alaihi wasalam mendapatkan perintah dari Allah Subhanahu wata’ala untuk menunaikan ibadah haji bersama sekitar 1500 sahabat. Mereka berangkat menuju Kota Mekkah dengan menggunakan pakaian ihram dan membawa beberapa hewan untuk Qurban.

Dalam perjalanan ibadah haji yang pertama ini Rasululloh Shollalahu alaihi wasalam dan para sahabat dihadang oleh kaum kafir Quraisy di Hudaibiyyah. Mereka menghadang rombongan Rasululloh Shollalahu alaihi agar tidak dapat masuk ke kota Mekkah.

Saat kejadian itu berlangsung Rasululloh tidak ingin ada peperangan antara kaum muslimin dan kaum quraisy. Lalu kedua pihak sepakat untuk melakukan perundingan dan melahirkan sebuah perjanjian yang bernama Perjanjian Hudaibiyyah.

Adapun isi perjanjian tersebut adalah :

Atas nama Tuhan Ini adalah perjanjian antara Muhammad Shollalahu alaihi wasalam dengan Suhail bin Amr perwakilan Quraisy :

  1. Tidak diperkenankan berperang dalam jangka waktu sepuluh tahun.
  2. Siapapun orang yang ingin mengikuti Muhammad Shollalahu alaihi wasalam diperbolehkan secara bebas. Dan sebaliknya siapa orang yang mengikuti kaum Quraisy dipersilahkan.
  3. Seorang pemuda jika masih memiliki ayah lalu mengikuti Muhammad Shollalahu alaihi wasalam tanpa izin sang ayah akan dikembalikan kepada ayahnya. Bila seseorang mengikuti Quraisy tidak akan dikembalikan.
  4. Tahun ini Muhammad Shollalahu alaihi wasalam akan kembali ke Madinah, tetapi tahun depan mereka dapat masuk ke Mekkah untuk melaksanakan Tawaf selama tiga hari.
  5. Selama Muhammad Shollalahu alaihi wasalam dan kaumnya tawaf, kaum Quraisy akan menepi menuju bukit-bukit.
  6. Muhammad Shollalahu alaihi wasallam dan kaumnya haruslah tidak bersenjata ketika memasuki kota Makkah.

Isi perjanjian ini sebenarnya banyak yang merugikan kaum muslimin, sehingga banyak sahabat yang protes. Apalagi kondisi saat itu kaum Quraisy sedang lemah karena sebelumnya telah kalah dalam perang Khandaq.

Tetapi Nabi Muhammad Shollalahu alaihi wasalam merupakan pemimpin yang cerdas dimana dalam perjanjian tersebut ada kemenangan tersirat bagi kaum mukmin yakni mereka dapat beribadah dengan bebas di Makkah tanpa ada gangguan pihak Quraisy.

Selain itu poin kemenangan kaum muslim adalah diakuinya penduduk Madinah oleh Pihak Quraisy sehingga memiliki sebuah otoritas sendiri dan dapat diakui oleh kaum lainnya.

Dalam perjalanan selanjutnya ternyata Perjanjian Hudaibiyah dilanggar sendiri oleh kaum Quraisy, sehingga kaum Muslim berinisiatif untuk melakukan misi penaklukan kota Makkah dan dengan izin Allah Subhanahu wata’alla kaum muslim berhasil masuk ke Makkah dan langsung menghancurkan simbol-simbol keberhalaan didepan Ka’bah. Sejak saat itu dimulailah nilai-nilai Islam memasuki hati banyak penduduk Makkah.

Rosululloh Shollalahu alaihi wasallam pertama kali melakukan umroh adalah pada tahun 7 (Tujuh) Hijriah / 629 Masehi. Beliau membawa rombongan sebanyak 2.000 orang untuk melaksanakan Ibadah Umroh.

Rosululloh Shollalahu alaihi wasallam beserta rombongan para sahabat memasuki Ka’bah dan melakukan thawaf sebanyak 7 (tujuh) kali menegelilingi Kabah, kemudian beliau melaksanakan sholat di depan Maqam Nabi Ibrahim Allaihi Salam. Lalu beliau meminum air zam-zam dilanjutkan dengan melakukan sa’i dari bukit Safa ke Marwa. Dan dilanjutkan dengan tahalul yakni mencukur sebagian rambut.

Hal-hal yang dilakukan oleh Rosululloh Shollalahu alaihi wasallam hingga saat ini masih dilakukan dan menjadi rukun dalam ibadah umroh dan dilakukan hingga saat ini.

Definisi Umroh

Setelah kita mengetahui sejarah pelaksanaan ibadah umroh, rasanya kita juga perlu mengetahui definisi umroh sendiri. Definisi umroh sendiri dapat dibagi menjadi dua yakni definisi secara bahasa dan definisi syar’i.

Adapun definisi umroh secara bahasa adalah “berziarah atau mengunjungi”. Sedangkan secara syar’i definisi umroh adalah berziarah ke Baitulloh (Makkah) dengan niat ihram, melaksanakan tawaf mengelilingi Ka’bah, Sa’i di antara Safa dan Marwah, serta mencukur sebagian rambut di kepala.

Ibadah umroh sangat mirip dengan Ibadah Haji, sehingga terkadang di masyarakat mengatakan bahwa umroh itu ibadah haji kecil. Perbedaan antara umroh dan haji sendiri adalah pada waktu pelaksanaanya dimana Ibadah Haji waktunya ditentukan pada tanggal 8 Dzulhijjah sampai 12 Dzulhijjah.

Sedangkan untuk umroh sendiri memang dapat dilaksanakan pada sembarang waktu. Nabi Muhammad Shollalahu alaihi wasallam selama hidupnya melaksanakan Ibadah Umroh sebanyak 4 (empat) kali.

Hal ini dapat kita lihat dari riwayat Hadits berikut :

“Dari Ibnu Abbas ia berkata, Rasululloh shallalahu allaihi wa sallam mengerjakan umroh sebanyak empat kali, yaitu umroh Hudaibiyah, umroh Qadha, umroh ketiga dari Jiranah dan keempat umroh yang bersamaan dengan pelaksanaan haji beliau.” (HR Tirmidzi No 816 dan Ibnu Majah No 2450)

Umroh di Indonesia

Jika kita melihat kondisi masyarakat Indonesia saat ini dimana negara kita memiliki minat yang tinggi terhadap Ibadah Haji, sehingga berdampak pada masa tunggu antrian ibadah haji hingga 30 tahun.

Melihat kondisi ini menyebabkan banyak masyarakat muslim di Indonesia mengalihkan ibadahnya dari Haji menjadi Umroh. Menurut data Kementrian Agama Indonesia di tahun 2018 jumlah peserta Umroh dari Indonesia diperkirakan hampir 1 (Satu) Juta Jiwa.

Animo yang tinggi ini juga didukung oleh banyaknya Biro Umroh yang menawarkan Paket Umroh dengan harga menarik dan fasilitas yang mumpuni.

Besarnya minat masyarakat akan ibadah umroh memang menjadi suatu potensi bisnis tersendiri bagi beberapa pengusaha di Indonesia. Banyak kita saksikan munculnya Biro-Biro Umroh baru yang menawarkan paket umroh ke masyarakat.

Perlu dicermati di masyarakat Indonesia saat ini adalah ada beberapa Biro Umroh yang melakukan penipuan dengan modus biaya umroh yang murah. Masyarakat perlu teliti mengenai Biro yang akan dipilih dan Pemerintah khususnya Kementrian Agama perlu mengeluarkan regulasi berupa sertifikasi bagi Perusahaan yang akan melaksanakan usaha biro umroh. Sehingga masyarakat dapat terlindungi dari tindakan-tindakan penipuan oleh pihak-pihak tertentu.

Dalam perspektif ekonomi menggeliatnya minat umroh masyarakat juga berdampak tidak hanya pada Biro Umroh, tetapi juga berdampak pada usaha yang mendukungnya. Seperti contoh usaha perlengkapan untuk jamaah umroh. Meningkatnya jumlah peserta umroh tentunya berdampak pada usaha tersebut yang meningkat juga omsetnya dan menambah kesejahteraan bagi para pelaku usaha tersebut.

Dalam perspektif kehidupan di masyarakat, banyaknya orang yang berangkat Umroh untuk berziarah ke Tanah Suci tentunya harus menjadikan perubahan pada pribadi orang yang pergi umroh. Sepulang dari tanah suci memberikan semangat menjadi pribadi sesuai tuntunan Al-qur’an dan Rasululloh. Menumbuhkan semangat beribadah yang lebih baik, meningkatnya rasa tolong-menolong sesama muslim sehingga terbentuk suatu pola Habluminallah dan Habluminannas yang baik.

Jika semua itu terlaksana pada hakikatnya akan melahirkan keluarga yang bertaqwa kepada Allah Subhanahu wata’alla, lalu berlanjut kepada terbentuknya masyarakat yang bertaqwa dan Bangsa yang di rahmati oleh Allah Subhanahu wata’alla karena ketaqwaannya. Hilangnya perbuatan-perbuatan menyimpang di negri ini dan lahirnya generasi emas yang akan memimpin bangsa ini menjadi lebih baik. Amiin ya Rabbal Aalamin.

Tatacara Pelaksanaan Ibadah Umroh

To be continued...

Melaksanakan Haji dan Umroh tidak lengkap rasanya jika pulang ke Tanah Air tanpa membawa oleh-oleh untuk sanak keluarga dan kerabat. Beberapa barang yang bisa dijadikan oleh-oleh umroh antara lain:

Oleh-oleh berupa makanan dan minuman

Air Zam Zam

Air zam zam merupakan air dari Tanah Suci yang diyakini memiliki khasiat untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit dan memudahan doa untuk dikabulkan. Air zam zam bisa menjadi salah satu oleh-oleh umroh.

Memang membawa air zam zam cukup sulit dari Tanah Suci ke tanah air, tetapi jika Anda ingin membawa air zam zam dalam jumlah cukup banyak, Anda bisa menggunakan jasa paket internasional.

Sesampai di Indonesia, Anda bisa mengemasnya dalam botol kecil untuk dibagikan bersama kacang Arab atau kurma sebagai oleh-oleh.

Kurma

Kurma merupakan buah yang wajib dibawa sebagai oleh-oleh dari Tanah Suci. Kurma terdiri dari berbagai jenis, yaitu kurma hijau atau kurma muda, kurma basah, dan kurma nabi atau kurma Ajwa.

Kurma nabi merupakan kurma yang paling banyak dicari karena konon kurma tersebut merupakan kurma yang langsung ditanam sendiri oleh Rasullullah Saw. Kurma nabi bentuknya lebih kecil dari kurma biasa, berwarna hitam, dan sedikit lebih keras dibandingkan kurma biasa.

Kurma selanjutnya yang juga cukup sering dicari adalah kurma muda. Kurma muda dipercaya bisa membantu wanita yang sulit hamil agar segera bisa hamil dan memiliki momongan apabila dikonsumsi secara teratur.

Kacang Arab

Kacang arab merupakan jenis camilan yang banyak digemari. Kacang Arab mirip dengan kacang almond, hanya saja bentuknya lebih kecil. Rasa kacang Arab sangat gurih dan renyah, sehingga sangat cocok untuk dijadikan suguhan bagi para tamu sepulang perjalanan umroh.

Kismis

Kismis adalah buah anggur yang dikeringkan. Kismis memiliki banyak manfaat. Selain sebagai cemilan dan bahan campuran makanan, kismis juga berkhasiat untuk mengobati sembelit, mencegah gejala anemia, mencegah kanker, memperlancar peredaran darah dalam tubuh, dan berfungsi sebagai antioksidan.

Cokelat Arab

Rasa cokelat Arab tak kalah enak dengan cokelat kurma atau cokelat Almond, yaitu variasi olahan cokelat dengan mencelupkan buah kurma atau kacang Almond dalam cokelat leleh lalu membekukannya.

Cokelat Arab sangat cocok untuk anak-anak. Coba hidangkan cokelat ini untuk tamu Anda yang membawa anak kecil, pasti langsung habis seketika itu juga.

Oleh-oleh lainnya

Sajadah

Sajadah juga bisa menjadi salah satu oleh-oleh umroh. Sajadah yang dijual di Arab Saudi kebanyakan adalah buatan Turki. Pilihlah sajadah yang tidak terlalu tebal jika Anda ingin membawa cukup banyak sajadah untuk oleh-oleh, atau bisa juga dipaketkan.

Kopiah atau Peci

Dalam memberikan barang sebagai oleh-oleh, ada baiknya Anda menilai sisi manfaatnya pula, sehingga oleh-oleh pemberian Anda akan bermanfaat bagi penerima. Seperti kopiah atau peci untuk laki-laki, misalnya.

Kopiah atau peci ini sudah pasti akan bernilai manfaat karena sering dipakai sebagai penutup kepala saat salat. Terlebih lagi harganya sangat terjangkau.

Gamis dan Syal

Gamis dan syal di Arab Saudi cukup bagus kualitasnya dan bisa dijadikan oleh-oleh. Gamis dan syal di Tanah Suci berbahan halus, tidak tipis, dan berkualitas bagus. Syal buatan Pakistan memiliki corak kotak-kotak dalam berbagai pilihan warna juga bisa menjadi alternatif pilihan oleh-oleh.

Kayu Siwak

Kayu siwak bisa menjadi oleh-oleh umroh yang unik. Kayu siwak dapat digunakan untuk menggosok gigi. Caranya cukup mudah. Kupas kulit kayu siwak sepanjang sekitar 1 cm, lalu gigit bagian daging kayu agar berubah menjadi seperti kuas, sehingga bisa digunakan untuk menggosok gigi. Kandungan getah kayu siwak juga dapat membunuh bakteri dan kuman di dalam mulut.

Pacar atau Henna

Pacar atau henna merupakan oleh-oleh yang cukup digemari oleh kaum wanita. Pacar atau henna bisa digunakan untuk mengecat kuku atau membuat hiasan henna pada tangan atau kaki. Pacar terdiri dari dua jenis, yaitu pacar bubuk yang sering disebut dengan pacar Cina, dan pacar pasta yang sering disebut henna.

Tasbih

Tasbih juga dapat menjadi oleh-oleh umroh. Tasbih tersedia dalam berbagai ukuran dan bahan. Pilih tasbih yang berbahan kayu kokka, karena kayu tersebut dapat mengeluarkan aroma yang menenangkan, jadi dapat digunakan sebagai aroma terapi selama berzikir.

Rumput Fatimah

Rumput Fatimah dapat menjadi salah satu oleh-oleh umroh yang langka. Jarang sekali jemaah umroh yang pulang membawa oleh-oleh ini kecuali jika ada pesanan. Rumput Fatimah konon dipercaya dapat membantu ibu yang kesulitan melahirkan.

Cara penggunaannya sangat mudah, yaitu dengan memasukkan rumput Fatimah ke dalam baskom berisi air lalu air rendaman tersebut diminumkan pada ibu yang mengalami kesulitan melahirkan. Rumput Fatimah ini biasanya dijual dalam bentuk kering dan bentuknya lebih mirip tangkai bunga kering.

Referensi

  • http://www.umrohbackpacker.id/blog/umroh/
  • http://alumroh.com/oleh-oleh-umroh/
Karang Tengah Raya No. 25, Lebak Bulus, Jaksel
Saba Tour & Travel
+62 812 8872 8822
www.sabatourtravel.com
Saba_Tour_Travel

Copyright © 2018 - PT Saba Khidmah Mumtazah

phone-squareenvelopebuilding-oexternal-link-squareinstagramfacebook-official